STAY IN THE LIGHT
Part 6 : Pengkhianatan ( End )
Susan menyuntikan suatu cairan ke leher Hellen dan itu mengubahnya menjadi makhluk raksasa yag berbentuk seperti laba-laba dengan ekor kalajengking di belakangnya.
"Percobaan kita berhasil! Sekarang waktunya kita menyebarkan virus tersebut keseluruh kota.", teriak Susan.
"TIDAK SECEPAT ITU SUSAN!!! Jadi kau lah otak dibalik semua kekacauan ini?", sahutku sembari melepas jubah merah yang ku kenakan.
"Thomas? Harusnya kau sudah mati !", teriak Susan.
"Mati? Kau harus membuat monster yang lebih kuat untuk membunuhku."
"Kurang ajar! Tuan-tuan bunuh dia!!", perintah Susan kepada semua orang disana.
Orang-orang berjubah merah yang ada disekitarku mulai menyerangku. Aku langsung mengambil tongkat kayu yang ada dibawah kakiku untuk melawan mereka.
"Jika kusuntikan virus yang kedua, maka aku bisa dengan mudah mengendalikannya.", ancam Susan.
"Kau gila! Jangan lakukan itu! Aku sudah membaca dokumen laboratorium dan itu adalah percobaan yang gagal."
"Omong kosong!", teriak Susan sembari menyuntikkan cairan lain.
Susan menyuntikan virus lain ke Hellen namun bukannya membuat Susan mudah mengendalikan Hellen, tetapi Hellen malah menghantamkan ekor yang ada dibelakangnya ke arah Susan hingga membuat Susan terpental dan menghantam pohon. Itu membuatnya pingsan. Keadaan menjadi semakin kacau dan semua orang menjadi panik dan membuat semua orang berlari untuk menyelamatkan diri. Ada yang melarikan diri namun ada juga yang melawan. Tetapi hampir semua yang melawan berakhir dengan luka tusukan karena ekor kalajengking yang ada di punggung Hellen.
Aku mencari cara untuk menyuntikan penawar racun ke Hellen. Aku melakukan semua hal yang kubisa namun semua gagal. Pandanganku tertuju pada sebuah kapak yang ada ditangan seorang mayat pengikut ajaran yang aneh tadi. Aku segera mengambilnya untuk melindungi diriku dari serangan Hellen. Aku mendapat ide untuk menyuntikan penawar racun kepada Hellen dengan cara memotong kaki laba-laba yang muncul di tubuhnya. Hal tersebut ternyata tidak semudah kelihatannya karena serangan Hellen yang membabi buta. Namun perlahan tapi pasti aku berhasil memotong salah satu kaki laba-laba di tubuh Hellen. Walaupun baru satu yang kupotong namun itu telah membuat ia terjatuh.
Aku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyuntikan penawar racun kepadanya dan ternyata aku berhasil. Tak lama setelah itu Hellen merasa sangat kesakitan dan ia mengarahkan ekor kalajengking dipunggungnya kesegala arah. Susan terbangun dengan luka di belakang kepalanya dan masih nampak kesakitan. Tiba-tiba ekor kalajengking Hellen menghantam batang pohon yang ada di atas Susan hingga membuat batang pohon yang cukup besar tersebut jatuh tepat diatas Susan.
Setelah cukup lama Hellen merasakan rasa sakit akibat penawar racun yang kusuntikan padanya, akhirnya ia berubah menjadi normal kembali. Akupun membawa hellen yang pingsan menuju mobilku dan membawanya pulang.
"Ya Tuhan. Thomas kau tidak apa-apa? Kau terlihat berantakan.", tanya Nina.
"Aku tidak apa-apa. Yang pasti aku harus membawa putriku pulang kembali ke Chicago.", jawabku.
"Baiklah. Tapi bisakah kau mengantarku ke kota di samping hutan Dark Raven? Aku harus menemui sepupuku yg tinggal disana."
"Baiklah, aku akan mengantarmu sampai di tempat sepupumu."
Aku, Nina, Hellen, dan Emily segera pergi dari hutan Dark Raven. Aku berharap kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi.
The end..
Comments
Post a Comment